MADILOG.CO, JAKARTA – Pembahasan mengenai hitung mundur menuju puasa Ramadan 2026 mulai ramai seiring semakin dekatnya bulan suci. Informasi ini kerap dicari umat Muslim untuk mengetahui sisa waktu menuju hari pertama puasa, sekaligus sebagai langkah awal dalam mempersiapkan aktivitas ibadah dan keseharian.
Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan berlangsung pada pertengahan Februari 2026. Perkiraan tersebut menjadi acuan awal bagi masyarakat Indonesia dan wilayah lain yang menggunakan kalender Hijriah, mengingat awal Ramadan selalu menjadi momentum penting setiap tahunnya.
Minat terhadap hitung mundur Ramadan muncul karena banyak orang ingin mempersiapkan diri lebih dini, baik secara mental maupun dari sisi kebiasaan harian. Mengetahui jarak waktu yang tersisa dinilai membantu proses adaptasi menuju perubahan ritme hidup selama bulan puasa.
Berdasarkan kalender Hijriah yang beredar, awal Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari. Selisih satu hari tersebut lazim terjadi akibat perbedaan metode penentuan awal bulan, di mana sebagian pihak mengacu pada perhitungan hisab, sementara pemerintah menetapkan awal puasa melalui sidang isbat.
Jika dihitung sejak akhir Januari 2026, maka waktu menuju awal Ramadan berada pada kisaran 20 hingga 21 hari. Rentang waktu ini kerap dijadikan patokan oleh sebagian masyarakat untuk mulai melakukan persiapan secara bertahap.
Bagi banyak orang, hitung mundur Ramadan terasa cukup membantu. Ada yang mulai menyesuaikan pola tidur, ada pula yang secara perlahan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat. Hal ini wajar, mengingat Ramadan tidak hanya mengubah jadwal makan dan minum, tetapi juga memengaruhi keseluruhan ritme kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, menghitung sisa hari menuju Ramadan dianggap dapat membuat masa transisi terasa lebih ringan dan tidak datang secara tiba-tiba. Meski demikian, perbedaan perkiraan awal puasa bukanlah hal baru, sehingga masyarakat tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah sebagai acuan bersama.
Sambil menantikan kepastian tersebut, hitung mundur Ramadan dapat dijadikan gambaran umum tanpa perlu disikapi secara berlebihan.(*)












